Gubernur Bali Wayan Koster Harapkan Investasi China di Energi Bersih, Bidik PLTS 1.500 MWp

Penulis: Darmawan Putra  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:29:01 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan sambutan pada peringatan HUT ke-77 Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar.

Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan dukungan investasi China di sektor energi bersih untuk mewujudkan kemandirian energi dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Harapan itu disampaikan Koster dalam sambutannya pada Peringatan HUT ke-77 Berdirinya Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar. Pemprov Bali tengah membidik peluang investasi pada proyek PLTS berkapasitas 1.000 hingga 1.500 MWp yang sedang diproses PT PLN.

DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan investasi dari Tiongkok sangat diperlukan agar Bali memiliki kualitas, berdaya saing secara berkelanjutan, serta betul-betul bisa bertahan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan di hadapan Konsul Jenderal RRT di Denpasar Zhang Zhisheng.

"Investasi dari China ke Bali untuk mewujudkan energi bersih sangat kami harapkan guna mendukung Bali mandiri energi," kata Koster dalam sambutannya.

PLTS 1.000-1.500 MWp Masih Diproses PLN

Pemprov Bali membidik peluang investasi pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas 1.000 hingga 1.500 MWp. Proyek itu masih dalam proses di PT PLN.

Koster menilai China memiliki dua modal utama yang dibutuhkan Bali. "Saya mendengar, China selain memiliki keunggulan teknologi, juga memiliki dana yang cukup, sehingga investasi dari China ke Bali sangat kami harapkan," ujarnya.

Proyek Sampah Jadi Listrik Beroperasi Desember 2027

Sinergi konkret kedua pihak di bidang lingkungan dan energi sudah berjalan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik. Proyek PSEL itu dimulai pada 8 Juli 2026 dan dikerjakan Weiming Environment Protection Co., Ltd.

Fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada Oktober atau beroperasi Desember 2027. Kapasitasnya mencapai sekitar 1.500 ton sampah per hari yang bersumber dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Koster menyebut kedua wilayah itu selama ini menjadi persoalan tersendiri dalam pengelolaan sampah. Kehadiran fasilitas PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang.

400 Ribu Wisman China Kunjungi Bali hingga Agustus 2026

Hubungan Bali dengan Tiongkok telah terjalin sejak lama karena faktor historis. Kerja sama mencakup budaya, ekonomi, perdagangan, pariwisata, hingga pendidikan.

Hingga 31 Agustus 2026, kunjungan wisatawan Tiongkok yang berlibur ke Bali tercatat sudah menembus angka 400 ribu lebih orang. Koster berharap hubungan baik Pemerintah Republik Indonesia dengan Tiongkok, serta Pemprov Bali dengan Tiongkok, terus ditingkatkan.

China Huadian hingga Yunnan Terlibat di Bali

Zhang Zhisheng menyebut hubungan Tiongkok dan Indonesia saat ini berada pada masa terbaik dalam sejarah. Presiden Xi Jinping telah mengajukan gagasan membangun Komunitas Senasib Sepenanggungan Umat Manusia beserta sejumlah inisiatif global.

"Ke depan, Tiongkok siap bekerja sama dengan Indonesia untuk melaksanakan kesepakatan strategis para pemimpin kedua negara dan memajukan kerja sama berkualitas tinggi di bawah Belt and Road Initiative," ujar Zhang Zhisheng.

PT General Energy Bali atau China Huadian Corporation memegang peran kunci dalam menjamin kestabilan pasokan listrik di Pulau Dewata. Tiongkok juga telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri KTT APEC pada November tahun ini.

Dari sektor ekonomi, Tiongkok tetap menjadi mitra dagang terbesar dan salah satu sumber investasi asing bagi Indonesia. Ekspor produk unggulan seperti salak Bali serta produk laut melalui rantai pendingin terus dikirim ke pasar Tiongkok.

Penerbangan langsung rute Beijing-Denpasar juga telah kembali beroperasi normal. Provinsi Yunnan sebagai provinsi sahabat Bali turut merealisasikan tahap ketiga proyek kerja sama pariwisata pertanian lestari di Kabupaten Tabanan.

Zhang berkomitmen menjadikan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar sebagai jembatan penghubung untuk memperluas kerja sama antarwilayah. Program Kemitraan Tanggap Darurat Berbasis Masyarakat Indonesia oleh Tim Penyelamat Kesejahteraan Masyarakat Shenzhen juga berjalan di Denpasar dan Buleleng.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top