BMKG Denpasar Prakirakan Hujan Ringan di Tabanan, Gelombang Laut Selatan Bali Capai 4 Meter

Penulis: Agus Hermawan  •  Rabu, 23 September 2026 | 06:16:31 WIB
BMKG Denpasar memprakirakan cuaca cerah berawan di hampir seluruh wilayah Bali.

DENPASAR — Prakiraan cuaca Bali yang dirilis BMKG Wilayah III Denpasar menunjukkan suhu udara bervariasi cukup lebar antarkabupaten. Dataran Tinggi Bangli mencatat suhu terendah 18°C, sedangkan Klungkung berpotensi mencapai suhu tertinggi 32°C. Rentang kelembapan di sembilan kabupaten/kota berkisar 48–98 persen.

Kondisi cerah berawan mendominasi hampir seluruh wilayah Bali. Tabanan menjadi satu-satunya kabupaten yang diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu 21–27°C dan kelembapan 73–97 persen.

Rincian Suhu dan Cuaca Sembilan Kabupaten/Kota di Bali

BMKG merinci prakiraan cuaca per wilayah sebagai berikut:

  • Jembrana: Cerah Berawan (23–29°C, kelembapan 69–97%)
  • Tabanan: Hujan Ringan (21–27°C, kelembapan 73–97%)
  • Badung: Cerah Berawan (24–31°C, kelembapan 61–95%)
  • Gianyar: Cerah Berawan (22–30°C, kelembapan 64–92%)
  • Klungkung: Cerah Berawan (26–32°C, kelembapan 57–88%)
  • Bangli: Cerah Berawan (18–26°C, kelembapan 59–98%)
  • Karangasem: Cerah Berawan (20–29°C, kelembapan 48–89%)
  • Buleleng: Cerah Berawan (24–29°C, kelembapan 62–91%)
  • Kota Denpasar: Cerah Berawan (25–31°C, kelembapan 66–92%)

Peringatan Dini: Gelombang Laut Selatan Bali Capai 4 Meter

Peringatan dini maritim berlaku mulai 23 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 26 September 2026 pukul 08.00 WITA. Pola angin di Perairan Utara dan Selatan Bali bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan 4–25 knot.

Kondisi angin itu memicu peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan strategis. Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok bagian selatan masuk kategori tinggi dengan gelombang 2,5–4,0 meter.

Empat perairan lain berada di kategori sedang dengan tinggi gelombang 1,25–2,5 meter: Selat Badung, Selat Lombok bagian utara, Perairan Utara Pulau Bali, dan Selat Bali bagian selatan.

Siapa yang Perlu Waspada terhadap Gelombang Tinggi?

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal cepat (fast boat), serta wisatawan yang melakukan aktivitas rekreasi air atau penyeberangan antarpulau, untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.

Warga yang hendak menyeberang ke Lombok atau Nusa Penida via jalur selatan Bali disarankan memantau pembaruan prakiraan sebelum berangkat. Operator fast boat diminta menyesuaikan jadwal jika kondisi perairan memburuk.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top