Naomi Watts Terima Donostia Award di San Sebastián, Ingin Kerja Sama Paul Thomas Anderson

Penulis: Bayu Nugroho  •  Sabtu, 19 September 2026 | 16:32:01 WIB

BALINaomi Watts menerima penghargaan kehormatan Donostia Award di San Sebastián Film Festival atas pencapaian sepanjang kariernya. Dalam konferensi pers, aktris berusia akhir 50-an itu menyebut Paul Thomas Anderson sebagai sutradara yang lama ingin ia ajak bekerja sama dan menilai peran perempuan di Hollywood kini jauh lebih baik.

Naomi Watts berada di Spanyol untuk menerima Donostia Award, penghargaan kehormatan San Sebastián Film Festival atas pencapaian karier. Ia tiba bersama para pemain dan sutradara film terbarunya, The Housewife, Ben Shirinian. Film itu dijadwalkan tayang perdana di festival tersebut pada malam yang sama dengan penyerahan penghargaan.

Dalam konferensi pers, Watts ditanya soal perkembangan peran perempuan berusia lanjut di Hollywood. Ia menjawab dengan mengaitkan pengalamannya sendiri sejak awal berkarier.

Karier Dimulai di Usia 30

"I started, by Hollywood standards, quite late," kata Watts membuka jawabannya. "I launched with Mulholland Drive, and I was 30 or 31."

Ia mengaku sempat diberi peringatan bahwa karier aktris akan berakhir di usia 40. Kenyataannya, perempuan kelahiran Inggris yang besar di Australia itu kini menginjak usia akhir 50-an dan masih aktif menerima peran utama.

"And I was told that I better get my skates on because it all finishes at the age of 40, but here we are today. I'm in my late 50s now," lanjutnya.

Poin Perubahan di Emmy

Watts menunjuk ajang Emmy pekan sebelumnya sebagai bukti pergeseran industri. Menurutnya, sejumlah aktris berusia di atas 50 tahun tampil di kategori-kategori utama.

"Look at the Emmys just last week, there were a number of women in strong categories over 50, so that's heartening to see," ujarnya.

Ia menilai perubahan itu terjadi karena perempuan adalah konsumen film dan televisi. Cerita mereka, kata Watts, harus ikut tercermin dalam narasi layar lebar maupun layar kaca.

"I do think things have changed. Women are consumers of film and TV. Their stories should be reflected. Everybody needs to see their story reflected in storytelling, so that narrative had to be shifted, and I'm grateful to be a small part of that shift," jelasnya.

The Housewife dan Latar 1964

Di San Sebastián, Watts juga mempromosikan The Housewife. Film ini berlatar New York City tahun 1964 dan mengikuti Hermine, istri seorang pekerja keras bernama Russel yang diperankan Luke Evans.

Kehidupan pasangan itu tampak normal sampai Hermine bertemu jurnalis The New York Times, Joseph Lelyveld, yang diperankan Tye Sheridan. Berbekal informasi dari seorang penyintas Holocaust, Joseph menyelidiki kemungkinan bahwa Russel adalah seorang Nazi yang bersembunyi.

Penyelidikan itu makin dalam, sementara hubungan Joseph dan Hermine berangsur menjadi intim. Joseph kemudian menemukan sejumlah pengungkapan yang jauh lebih aneh dan rumit dari dugaan awalnya.

Watts menyebut peran tersebut sebagai "mind twister" yang menantang. "The storyline was compelling. It is based on true events, and so it really drew me in," katanya.

Target Berikutnya: Paul Thomas Anderson

Pada sesi yang sama, Watts ditanya soal sutradara yang masih ingin ia ajak bekerja sama. Ia menyebut satu nama tanpa ragu.

"Paul Thomas Anderson is someone I've wanted to work with for a long time," ucap Watts.

Anderson sendiri bersiap merilis film terbarunya, sebuah rekaman konser di Carnegie Hall bersama vokalis Geese, Cameron Winter. Film itu akan tayang perdana bulan depan di New York Film Festival, dengan A24 sebagai distributor untuk bioskop.

San Sebastián Film Festival tahun ini berlangsung hingga 26 September. Penghargaan Donostia menambah deretan pengakuan internasional bagi Watts, yang kariernya justru menanjak setelah ia melampaui usia yang dulu disebut sebagai batas akhir aktris Hollywood.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top