Golkar Sebut Poros Solo dan Cikeas Mulai Pasang Kuda-Kuda untuk Pilpres 2029

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Selasa, 08 September 2026 | 06:17:31 WIB
Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Doli Sinombing menanggapi sinyal politik poros Solo dan Cikeas untuk Pilpres 2029 di sela kesibukannya di Bali, Selasa (7/9).

BALI — Pernyataan Doli itu disampaikan di sela kesibukannya sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi DPR, Selasa (7/9). Ia menanggapi pidato politik AHY pada HUT ke-25 Partai Demokrat, Sabtu (5/9), yang dinilai sebagai gestur poros Cikeas untuk maju di kontestasi nasional.

Sebelumnya, video Budi Arie yang menyebut kemungkinan pemilu dipercepat juga viral di media sosial. Dalam rekaman itu, Budi tampak berbincang dengan Presiden ke-7 Joko Widodo.

Sinyal dari Dua Poros yang Satu Kapal

"Bila beberapa waktu lalu, Budi Arie, yang mewakili satu poros politik (Solo), sudah terang benderang menyatakan kesiapannya, sekarang kita menyaksikan satu lagi poros politik (Cikeas) ikut memberikan sinyal yang kuat," kata Doli saat dihubungi.

Menurut Doli, fenomena ini menegaskan magnet Pilpres 2029 tak bisa dihindari. Dua kekuatan itu dinilai mulai memasang kuda-kuda meski sama-sama berada dalam koalisi pemerintahan.

"Padahal kedua poros ini sedang bersama-sama berada satu kapal di dalam pemerintahan," ujarnya.

AHY Singgung Batas Kekuasaan dan Percepatan Pemilu

Dalam pidatonya di kantor DPP Partai Demokrat, AHY mengingatkan kader tentang batas kekuasaan. Ia merujuk pada pengalaman 10 tahun pemerintahan SBY yang berakhir damai.

"Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode. Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu," kata AHY.

Sementara itu, Budi Arie dalam video yang beredar berbicara tentang kemungkinan percepatan pemilu. Ia mengaku menyampaikan hal itu langsung kepada Jokowi.

"Tadi saya sudah bisikkan ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?' Apakah kita mau? Belum tentu kita mau," kata Budi Arie dalam rekaman tersebut.

"Kita masih ngomong, 'Oh ini Pemilu 2029, Pemilu 2029'. Kalau terjadi percepatan bagaimana? Kita siap enggak?" imbuhnya.

Golkar Tunggu Sikap Poros Teuku Umar

Doli mengaku menunggu poros politik penting lain, yakni Teuku Umar atau PDIP, untuk menyatakan kesiapan. Ia menilai keunikan terjadi jika PDIP tak kunjung menyatakan siap bertarung.

"Memang menjadi agak unik, bila dalam waktu dekat, salah satu poros politik penting lain (Teuku Umar), tidak kunjung menyatakan siap bertarung pada Pilpres 2029," katanya.

Doli menilai pidato AHY dan pernyataan Budi Arie menandakan pertarungan Pilpres 2029 telah dimulai. Kedua sinyal itu memperkuat dugaan bahwa kontestasi akan semakin terbuka.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top