13 Ribu Penumpang di Bandara Ngurah Rai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 108 Penerbangan Batal

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Senin, 07 September 2026 | 16:30:32 WIB
Petugas memantau papan informasi jadwal penerbangan di terminal Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, saat 108 penerbangan dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebanyak 13 ribu calon penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, terkena imbas erupsi Gunung Anak Krakatau selama dua hari terakhir. Gangguan ini memicu pembatalan dan pergeseran jadwal pada 108 penerbangan, dengan mayoritas rute yang terhubung ke sejumlah bandara di Pulau Jawa.

DENPASAR — Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat 13 ribu pengguna jasa terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada periode Minggu (6/9) pukul 07.00 Wita hingga Senin (7/9) pukul 11.00 Wita. Angka itu terdiri atas 4,4 ribu penumpang rute kedatangan dan 8,7 ribu penumpang rute keberangkatan.

Head of Communication & Legal Division Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menyebut pembatalan terjadi pada rute yang menghubungkan Pulau Dewata dengan sejumlah bandara di Jawa. Penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) menjadi yang paling banyak terdampak.

Rute Jawa Paling Terpukul, Mana Saja yang Dibatalkan?

Sebanyak 43 jadwal kedatangan dari Soekarno-Hatta dibatalkan total. Disusul lima penerbangan dari Halim Perdanakusuma (Jakarta) dan tiga penerbangan dari Husein Sastranegara (Bandung) yang juga batal mendarat di Bali.

Pada arah sebaliknya, 51 penerbangan tujuan Soekarno-Hatta urung berangkat dari Bali. Masing-masing tiga penerbangan menuju Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara turut terkena pembatalan.

Lontaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyumbat pergerakan ruang udara nasional. Otoritas penerbangan sempat menutup sementara gerbang udara di kawasan Jawa Barat, Banten, hingga Lampung, yang berimbas pada konektivitas dari dan menuju Bali.

Bagaimana Nasib Rute Domestik Lain dan Penerbangan Internasional?

Gede Eka memastikan infrastruktur dan layanan kebandarudaraan di Ngurah Rai tetap beroperasi tanpa henti. Rute domestik daerah lain serta seluruh penerbangan mancanegara berjalan tanpa kendala teknis.

Pihaknya berkoordinasi dengan maskapai untuk terus memperbarui jadwal penerbangan dan menangani calon penumpang yang sudah berada di bandara. Koordinasi dengan AirNav Indonesia juga dilakukan untuk memantau ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik.

Kompensasi dan Layanan Informasi bagi Penumpang Terdampak

Manajemen bandara menyalurkan bantuan berupa makanan ringan dan minuman bagi calon penumpang yang terpaksa menunggu pemulihan rute di area terminal. Hal ini untuk meringankan beban para pengguna jasa selama masa tunggu.

Calon pengguna jasa diimbau memeriksa status keberangkatan langsung ke pihak maskapai sebelum berangkat ke bandara. Saluran informasi terpadu InJourney Airports juga disiagakan melalui nomor telepon 172 untuk melayani pertanyaan masyarakat seputar perkembangan operasional bandara.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top