Haykal Kamil Stok Sembako dan Pakai Masker N95 Antisipasi Erupsi Anak Krakatau

Penulis: Bayu Nugroho  •  Senin, 07 September 2026 | 09:33:01 WIB
Aktor Haykal Kamil menunjukkan masker yang akan digunakannya sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

BALI — Kekhawatiran akan dampak abu vulkanik terhadap kesehatan anak-anak bikin banyak orang tua naik waspada. Hal yang sama dirasakan aktor Haykal Kamil, yang langsung mengambil sejumlah langkah antisipasi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi.

Bukan cuma soal masker, keputusan untuk mengamankan kebutuhan pokok di rumah pun diambil. Ini yang bisa dicontoh para ibu muda dalam menghadapi situasi darurat serupa.

Masker N95 Jadi Prioritas Utama

Perlindungan pernapasan adalah garda terdepan yang langsung dipikirkan Haykal. Ia mengaku kini memakai masker ke mana pun, bahkan saat masih berada di lingkungan rumah sendiri.

Meski begitu, ia mengakui masker kain yang dipakainya belum cukup ideal. "Buat menjaga kesehatan... saya mencoba pakai masker ke mana-mana. Jadi tadi saya keluar rumah udah begini kondisinya. Eee karena saya khawatir juga gitu, cuman ini emang maskernya masih masker yang biasa ya, belum yang N95. Saya juga lagi order untuk masker N95," ujarnya saat dikonfirmasi awak media belum lama ini.

Keputusan ini penting banget, Bu. Partikel abu vulkanik yang halus bisa dengan mudah terhirup dan memicu gangguan saluran pernapasan, apalagi pada balita yang sistem imunnya belum sekuat orang dewasa.

Stok Sembako untuk Kurangi Aktivitas di Luar

Langkah kedua yang dilakukan Haykal adalah memastikan dapur tetap penuh. Ia sengaja membeli kebutuhan pokok dalam jumlah lebih untuk mengantisipasi kondisi udara yang kian memburuk.

Cara ini sekaligus menjadi strategi jitu untuk meminimalisir ajakan si kecil bermain di luar rumah. Dengan stok makanan yang cukup, frekuensi keluar rumah bisa ditekan, sehingga paparan abu vulkanik terhadap keluarga jadi lebih rendah.

Panic buying skala kecil seperti ini justru masuk akal dalam situasi darurat. Kuncinya tetap belanja bijak, sesuaikan dengan kebutuhan keluarga, dan jangan berlebihan.

Batalkan Perjalanan demi Jaga Keluarga

Keputusan paling besar yang diambil Haykal adalah membatalkan rencana perjalanan ke Palembang. Ini bukan keputusan mudah, apalagi jika menyangkut urusan pekerjaan.

Namun, memprioritaskan keselamatan dan ketenangan pikiran keluarga di tengah kondisi yang tidak menentu adalah pilihan yang paling masuk akal. Mengurangi mobilitas antar kota juga membantu menekan risiko terpapar abu vulkanik yang bisa menyebar jauh mengikuti arah angin.

Langkah Haykal Kamil ini bisa jadi pengingat bagi kita semua. Saat bencana alam terjadi, kebutuhan utama anak adalah rasa aman dan kesehatan. Memastikan mereka tidak terpapar bahaya adalah bentuk perlindungan pertama yang bisa kita berikan.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: lifestyle.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top