BGN Temukan 300 Ekor Ikan MBG di Karo Tak Masuk Freezer, Dibiarkan 12 Jam di Suhu Ruangan

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:46:01 WIB
Kepala BGN Sudaryono mengakui 300 ekor ikan MBG di Karo tidak masuk freezer dan dibiarkan 12 jam di suhu ruangan.

BALI — Kepala BGN Sudaryono atau Mas Dar membenarkan temuan awal tersebut saat menjenguk korban di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu (16/8). Sebagian besar bahan baku ikan sebenarnya telah disimpan dalam freezer, namun puluhan ekor lainnya terlewat dari proses penyimpanan dingin.

"Itu kelalaian ada pada pengolahan. Jadi bahan baku ikan itu sebagian besar dimasukkan ke freezer, ada sekitar 200 atau 300 ekor yang tidak masuk ke freezer itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai lebih dari 12 jam," ungkap Mas Dar di lokasi.

BGN menilai praktik semacam ini termasuk pelanggaran berat yang membahayakan keselamatan penerima manfaat. Mas Dar menegaskan pihaknya menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kelalaian di dapur MBG.

"Tidak boleh ada kelalaian, tidak boleh! Zero tolerance, enggak boleh lalai! Dan saya minta kepala dapur atau siapapun yang merasa enggak sanggup kerja, kau keluar saja daripada kemudian membahayakan nasib nyawa seseorang," kecamnya.

Korban di PICU Mulai Membaik, BGN Perketat 27.000 Dapur

Di tengah investigasi, kondisi salah satu siswa yang sempat kritis mulai menunjukkan perkembangan positif. Pasien yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Haji Medan dilaporkan membaik setelah tiga hari menjalani perawatan intensif.

"Kondisi (korban) di sini sudah dua hari, ini hari yang ketiga. Menurut laporan, sudah membaik. Dibandingkan pertama kali masuk dan kemarin dan hari ini, sudah lebih baik. Tapi memang masih di ICU," kata Mas Dar.

Ia berharap pasien dapat segera dipindahkan ke ruang perawatan biasa dalam satu hingga dua hari ke depan. Meski begitu, pihak rumah sakit masih memerlukan pengawasan ketat terhadap kondisi anak tersebut.

Instruksi Tegas ke Kepala Dapur: Evaluasi Prosedur Pangan

Menindaklanjuti temuan ini, BGN akan memberlakukan pengawasan lebih ketat terhadap seluruh tahapan pengolahan makanan di setiap dapur MBG. Ada sekitar 27.000 kepala dapur di seluruh Indonesia yang diminta memberikan perhatian khusus pada prosedur keamanan pangan.

Mas Dar menegaskan insiden di Karo menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran pengelola dapur. Ia meminta setiap kepala dapur mengevaluasi ulang rantai penyimpanan bahan baku, terutama untuk komoditas yang mudah rusak seperti ikan dan daging.

Langkah ini diambil BGN untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di wilayah lain. Korban jiwa maupun dampak kesehatan serius akibat makanan basi harus dicegah sejak dari hulu, yakni proses penerimaan dan penyimpanan bahan.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top