Bupati Klungkung Usulkan Pelebaran Jalan hingga Tanggul Pantai ke Pemerintah Pusat untuk Perkuat Pariwisata Nusa Penida

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 08:29:31 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan tiga usulan prioritas infrastruktur Nusa Penida dalam rapat koordinasi tingkat menteri di Bali.

KLUNGKUNG — Pemerintah Kabupaten Klungkung tidak hanya meminta perhatian, tetapi mengajukan paket kebutuhan infrastruktur konkret dalam forum tertinggi perencanaan pembangunan Bali. Bupati I Made Satria menyampaikan tiga prioritas utama Nusa Penida saat mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang Pengembangan Wilayah Provinsi Bali yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tiga Kebutuhan Prioritas untuk Nusa Penida

Dalam forum yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama itu, Bupati Satria menjabarkan kebutuhan mendesak yang sudah lama dinantikan warga dan pelaku pariwisata di gugusan pulau selatan Klungkung tersebut. Pertama, pelebaran ruas jalan utama untuk meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan wisata. Kedua, pembangunan tanggul pantai guna menekan risiko abrasi yang mengancam pemukiman dan infrastruktur pesisir. Ketiga, penguatan jaringan induk penyediaan air bersih bagi masyarakat.

“Kami berharap usulan ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Peningkatan infrastruktur ini sangat penting, mengingat Nusa Penida merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.

Dampak Langsung ke Ekonomi Warga Lokal

Bupati menekankan bahwa perbaikan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan, perlindungan pantai, dan ketersediaan air bersih akan berdampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan. Pada gilirannya, hal itu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat lokal yang mayoritas bergantung pada sektor pariwisata, mulai dari penyedia jasa akomodasi, pemandu wisata, hingga pelaku UMKM kuliner dan cendera mata.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah menteri, antara lain Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, serta Gubernur Bali Wayan Koster.

Komitmen Pemerintah Pusat: Pariwisata Tak Boleh Korbankan Alam dan Budaya

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan Bali melalui pendekatan terintegrasi. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan dan budaya.

“Kami berkomitmen menghadirkan solusi komprehensif bagi akselerasi pembangunan Bali yang terintegrasi. Sebagai destinasi wisata kelas dunia, kontribusi Bali terhadap perekonomian nasional sangat masif. Oleh karena itu, pertumbuhan pariwisata tidak boleh mengorbankan alam, budaya, maupun kearifan lokal masyarakat Bali,” ujar AHY.

Forum ini menjadi ajang sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah. Fokus pembahasan mencakup penguatan infrastruktur, pengembangan pariwisata berbasis budaya, serta pelestarian lingkungan. Dengan adanya usulan konkret dari Klungkung, pemerintah pusat diharapkan segera menindaklanjuti dalam perencanaan anggaran dan proyek prioritas nasional di Nusa Penida.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: updatebali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top