GIANYAR — Gianyar mendapat porsi terbesar dalam putaran pembiayaan ini. PT SMI menyalurkan fasilitas Pinjaman Daerah senilai Rp 107,24 miliar yang seluruhnya dialokasikan untuk merevitalisasi 131 sekolah yang tersebar di tujuh kecamatan. Proyek ini mencakup rehabilitasi ringan hingga berat terhadap bangunan sekolah, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan laboratorium komputer.
Program revitalisasi ini ditargetkan menjangkau lebih dari 60 ribu siswa di Kabupaten Gianyar. Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra, menyebut pembiayaan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di daerahnya.
"Pendidikan itu investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Dengan dukungan PT SMI, kami bisa mempercepat revitalisasi sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih layak bagi siswa maupun tenaga pendidik," ujar I Made Agus Mahayastra dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Klungkung memperoleh pinjaman senilai Rp 68,6 miliar dengan tenor empat tahun. Berbeda dengan Gianyar, dana ini akan digunakan untuk pembangunan jalan, penguatan fasilitas kesehatan, penataan kawasan permukiman, serta sarana penunjang pariwisata sebagai sektor unggulan daerah.
Proyek-proyek di Klungkung diperkirakan menyerap 367 tenaga kerja lokal, dengan hampir seluruh bahan bakunya berasal dari dalam negeri. Bupati Klungkung, I Made Satria, menyambut baik kerja sama ini.
"Dukungan pembiayaan dari PT SMI memberi kami ruang fiskal yang lebih optimal untuk mempercepat proyek-proyek prioritas. Yang terpenting bagi kami, hasilnya nanti benar-benar bisa dirasakan masyarakat, dari pelayanan publik yang lebih baik sampai sektor pariwisata yang makin kuat," kata I Made Satria.
Penandatanganan perjanjian dengan Pemkab Gianyar berlangsung pada 10 Juli 2026 di kantor PT SMI, Jakarta. Untuk Klungkung, penandatanganan dilakukan dua kali, yakni pada 6 Juli 2026 di Jakarta dan 14 Juli 2026 di kantor Pemkab Klungkung, Bali.
Kerja sama ini merupakan lanjutan dari pembiayaan sebelumnya. Sejak 2021, PT SMI dan Pemkab Klungkung telah menjalin kerja sama senilai Rp 62,18 miliar untuk perbaikan ruas jalan kabupaten dan penguatan fasilitas kesehatan. Untuk Gianyar, PT SMI sebelumnya juga telah membiayai pembangunan Gedung Olahraga (GOR), Gedung C pusat pemerintahan, dan sejumlah ruas jalan kabupaten.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, menjelaskan bahwa skema Pinjaman Daerah dirancang fleksibel untuk menjawab kebutuhan masing-masing daerah.
"Infrastruktur yang kami biayai bukan sekadar aset fisik. Dukungan pembiayaan ini adalah bagian dari komitmen PT SMI mengawal pembangunan daerah di Bali, dan kami ingin dampaknya benar-benar terasa, baik untuk pelayanan publik maupun ekonomi masyarakat setempat," ujar Faaris.
Hingga Mei 2026, total komitmen pembiayaan daerah yang telah disalurkan PT SMI mencapai Rp 37,41 triliun dengan outstanding sebesar Rp 14,03 triliun. Di Bali, PT SMI sebelumnya juga telah menyalurkan pembiayaan untuk Pemkab Karangasem, Tabanan, Bangli, Badung, hingga Provinsi Bali dengan komitmen efektif Rp 5,43 triliun.