Pemkab Klungkung Tambah Utang Rp 18 Miliar ke PT SMI untuk Tata Kawasan Pura Watuklotok

Penulis: Agus Hermawan  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45:01 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria dan Direktur PT SMI Faaris Pranawa menandatangani perjanjian pinjaman tahap kedua senilai Rp 18 miliar untuk penataan kawasan Pura Watuklotok.

KLUNGKUNG — Penandatanganan perjanjian pinjaman tahap kedua senilai Rp 18 miliar dilakukan Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa pada Selasa (14/7/2026). Total pinjaman yang sudah dikomitmenkan oleh Pemkab Klungkung kepada PT SMI mencapai Rp 68,6 miliar.

Untuk Apa Pinjaman Tambahan Ini?

Seluruh dana tahap kedua sebesar Rp 18 miliar dialokasikan secara spesifik untuk satu paket pekerjaan, yaitu penataan kawasan Pura Watuklotok. Bupati Satria menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan membuat lingkungan pura lebih tertata, asri, dan nyaman bagi pemedek (umat Hindu) yang datang untuk sembahyang.

"Melalui penataan ini kami berharap Kawasan Pura Watuklotok menjadi lebih tertata, asri, dan nyaman bagi para pemedek yang datang untuk nangkil dan beribadah. Sekaligus dapat menjadi daya tarik wisata spiritual dan budaya yang bermartabat," ujar Satria dalam keterangannya.

Skema Pinjaman Dua Tahap

Sebelumnya, pada 6 Juli 2026, Pemkab Klungkung sudah menandatangani pinjaman tahap pertama senilai Rp 50,6 miliar di Jakarta. Dengan rampungnya tahap kedua ini, seluruh pagu pinjaman daerah ke PT SMI telah resmi ditarik.

Bupati Satria menegaskan komitmennya terhadap akuntabilitas penggunaan dana tersebut. Ia menyebut setiap rupiah yang dialokasikan akan dicatat dengan baik sebagai bagian dari optimalisasi aset daerah.

"Setiap rupiah yang dialokasikan akan dicatat dengan baik sebagai bagian dari optimalisasi aset daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat tanpa mengorbankan stabilitas fiskal dan anggaran daerah di masa depan," tegasnya.

Kinerja Ekonomi Klungkung Jadi Sorotan PT SMI

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengapresiasi komitmen Pemkab Klungkung dalam pembangunan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Klungkung yang mencapai 5,67 persen merupakan capaian luar biasa, bahkan lebih cepat dibanding beberapa daerah lain di Bali.

Faaris juga menyoroti penurunan angka kemiskinan di Klungkung yang mencapai titik terendah dalam lima tahun terakhir. Tingkat pengangguran di kabupaten ini pun menjadi salah satu yang terendah di Pulau Dewata.

"Tahun lalu lebih dari 1,1 juta wisatawan datang ke Klungkung, dengan pertumbuhan sektor akomodasi dan transportasi di atas 13 persen. Ini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan di Kabupaten Klungkung," pungkas Faaris.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top