OpenAI Setop ChatGPT Atlas, Ini 5 Alternatif Browser AI untuk Mac yang Bisa Dicoba

Penulis: Agus Hermawan  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:38:31 WIB
OpenAI menghentikan pengembangan ChatGPT Atlas untuk fokus pada aplikasi desktop ChatGPT.

BALI — OpenAI memutuskan untuk tidak lagi menggarap ChatGPT Atlas, browser web yang dirancang khusus untuk integrasi AI. Alih-alih meneruskan proyek dengan basis pengguna terbatas, perusahaan memilih memperkuat kemampuan navigasi web berbasis agen di aplikasi desktop ChatGPT yang baru.

Alternatif Browser AI untuk Mac

Meski ChatGPT Atlas tidak sempat populer, browser dengan kecerdasan buatan tetap berguna untuk otomatisasi riset, merapikan tab, dan menyelesaikan tugas web lainnya. Berikut opsi yang tersedia untuk pengguna Mac:

Ekstensi ChatGPT untuk Chrome. Sebelum Atlas ditutup, OpenAI sempat merilis ekstensi ChatGPT untuk Chrome. Ekstensi ini membawa sebagian besar fungsi ChatGPT ke browser paling populer tersebut, dan kompatibel dengan browser berbasis Chromium lain yang mendukung ekstensi Chrome.

Gemini di Chrome. Google juga menyematkan asisten AI Gemini langsung ke dalam Chrome. Pengguna bisa memanfaatkannya tanpa perlu menginstal ekstensi tambahan.

Perplexity Comet. Perplexity secara berkala memperbarui browser Comet yang mendukung berbagai sistem AI. Awalnya hadir di Mac, fitur serupa kini sudah tersedia untuk iPhone dan iPad dalam beberapa bulan terakhir.

Dia dari The Browser Company. Dia merupakan penerus dari browser Arc yang cukup populer. Sementara itu, Opera Neon menawarkan browser AI eksperimental dengan model berlangganan bulanan.

Aside for macOS. Pendatang baru di segmen browser AI untuk Mac ini disebut sebagai alternatif ringan dari Chrome atau Comet. Cocok untuk pengguna ChatGPT Atlas yang mencari opsi lebih sederhana.

Bagi yang tidak ingin browser tambahan, Safari bisa diandalkan dengan bantuan ChatGPT Codex atau sistem serupa untuk menyelesaikan tugas berbasis AI di web. Strategi ini masih digunakan oleh sebagian pengguna bahkan sebelum ChatGPT Atlas resmi dihentikan.

Mengapa Masih Perlu Browser AI?

Meskipun browser reguler sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari, memiliki browser khusus AI di perangkat bisa menjadi alat uji coba yang berguna. Dengan mencoba langsung, pengguna bisa merasakan sejauh mana teknologi AI saat ini bisa membantu menyelesaikan pekerjaan web secara otomatis dan efisien.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top