Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Cari Erick Thohir di Tengah Pidato B50

Penulis: Bayu Nugroho  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 02:45:01 WIB
Prabowo Subianto menyatakan kekhawatiran atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

BALI — Kekhawatiran Prabowo soal sepak bola nasional bukan sekadar basa-basi. Dalam sambutannya yang disiarkan langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, ia secara gamblang mengungkap kegelisahan karena Garuda tak tampil di putaran final yang tengah berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

"Yang masih sulit bagi kita adalah masuk Piala Dunia. Ah, itu yang masih saya pikirkan. Jadi, saya terus resah, terus terang saja saya resah," ujar Prabowo.

Peluang Besar yang Buyar di Putaran Keempat

Timnas Indonesia sebenarnya memiliki kans emas menembus Piala Dunia 2026. Skuad Garuda sukses menembus putaran keempat kualifikasi zona Asia, tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak.

Jika menjadi juara grup, tiket langsung ke Amerika Serikat sudah di tangan. Runner-up pun masih membuka jalan melalui putaran kelima dan play-off antar-konfederasi. Namun kenyataan pahit datang: dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak membuat Indonesia menjadi juru kunci grup.

"Sepak Bola Itu Kehormatan" — Prabowo Cari Erick Thohir

Di tengah pidato, Prabowo mendadak mencari Erick Thohir yang menjabat Ketua PSSI sekaligus Menpora. "Sepak bola itu kehormatan. Ya, siapa yang bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Mana Erick Thohir?" ucapnya seraya bercanda.

Garibaldi "Boy" Thohir, kakak Erick yang hadir di lokasi, langsung berdiri. "Boy, kasih tahu adikmu, ya," kata Prabowo sambil tertawa.

Menteri Keuangan Juga Kena 'Sindir'

Prabowo juga melayangkan pertanyaan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. "Mana Menteri Keuangan? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?" ucapnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kegagalan lolos ke Piala Dunia bukan hanya soal teknis di lapangan, melainkan juga menyangkut kebijakan dan anggaran. Prabowo menekankan, "Kita bisa B-50, tetapi tidak bisa masuk Piala Dunia. Saya masih tidak puas. Bagaimana caranya masuk Piala Dunia, Saudara-saudara? Jangan anggap enteng."

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Erick Thohir maupun Purbaya menanggapi keluhan Presiden tersebut. Publik kini menanti langkah konkret PSSI dan pemerintah untuk membenahi sepak bola nasional pasca-kegagalan ini.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top