Bloomberg Philanthropies Beri Pengakuan ke Bali, Pemprov Dinilai Serius Wujudkan Net Zero Emission 2045

Penulis: Candra Setiabudi  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 20:31:01 WIB
Pengakuan Bloomberg Philanthropies menegaskan komitmen Bali dalam mewujudkan Net Zero Emission 2045.

DENPASAR — Bloomberg Philanthropies secara resmi mengakui komitmen Bali dalam menekan emisi karbon, menempatkan provinsi ini sebagai salah satu daerah di Indonesia yang dinilai serius mengintegrasikan kebijakan publik dengan agenda perubahan iklim global. Pengakuan itu disampaikan dalam forum London Climate Action Week 2026 yang berlangsung di Inggris pada 20-25 Juni 2026.

Dalam penilaiannya, Bloomberg Philanthropies menyoroti sejumlah kebijakan konkret yang telah dijalankan Pemprov Bali. Mulai dari pengembangan energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, pembatasan kantong plastik sekali pakai, hingga sistem pertanian organik. Lembaga tersebut juga mendukung langkah Bali yang menargetkan Net Zero Emission pada 2045, atau 15 tahun lebih cepat dari target nasional Indonesia di 2060.

Gubernur Koster: Arah Kebijakan Bali Selaras dengan Agenda Dunia

Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa pengakuan ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut berbagai kebijakan yang dibahas di forum internasional ternyata sudah menjadi bagian dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.

“Kami tidak sekadar menyusun visi, tetapi menjalankannya melalui kebijakan yang konkret dan terukur. Komitmen ini kami lakukan demi menjaga alam Bali sekaligus memberikan kontribusi terhadap agenda dunia dalam menghadapi perubahan iklim,” ujar Koster dalam pernyataannya, Kamis (26/6).

Menurut Koster, isu-isu seperti transisi energi bersih, ekonomi sirkular, pengelolaan sampah, dan pertanian berkelanjutan yang menjadi perhatian para pemimpin dunia di London Climate Action Week, sudah lama menjadi arah pembangunan Bali. “Artinya, Bali berada di jalur yang benar dalam membangun masa depan yang berkelanjutan,” katanya.

Modal Memperluas Kolaborasi Internasional

Selama mengikuti forum tersebut, Koster bertemu dengan sejumlah pemimpin dunia, organisasi internasional, pelaku industri, investor, dan lembaga keuangan global. Ia menilai keselarasan kebijakan Bali dengan agenda global menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama internasional. Beberapa sektor yang dibidik meliputi energi terbarukan, transportasi hijau, perdagangan karbon, dan pengelolaan sampah.

Meski mendapat pengakuan global, Koster mengingatkan bahwa target besar ini tidak bisa dicapai pemerintah sendirian. “Yang harus kita lakukan sekarang adalah memastikan seluruh kebijakan ini dijalankan secara konsisten. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat Bali agar cita-cita besar ini benar-benar terwujud demi nindihin Gumi Bali,” ujarnya.

Pengakuan dari Bloomberg Philanthropies ini memperkuat posisi Bali sebagai daerah percontohan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Provinsi ini dinilai berhasil memadukan kebijakan publik, kearifan lokal, dan komitmen terhadap lingkungan dalam menghadapi krisis iklim global.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: diksimerdeka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top