Catut Nama Presiden Prabowo untuk Tipu Bansos, Pria Asal Buleleng Dibekuk Warga di Jembrana

Penulis: Agus Hermawan  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 12:26:31 WIB
Warga Desa Pulukan, Jembrana, menggagalkan penipuan bansos dengan modus catut nama Presiden Prabowo.

NEGARA — Warga Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, berhasil menggagalkan upaya penipuan yang mencatut nama Presiden Prabowo Subianto. Seorang pria asal Buleleng diamankan aparat setelah kedoknya sebagai petugas Dinas Sosial palsu terbongkar.

Pelaku mendatangi rumah-rumah warga dan mengaku membawa program bantuan sosial (bansos) atas nama presiden. Modus ini langsung menimbulkan kecurigaan karena tidak ada sosialisasi resmi dari pemerintah desa setempat.

Warga Curiga, Pelaku Langsung Diamankan

Kewaspadaan warga menjadi kunci penggagalan aksi ini. Ketika pelaku berkeliling menawarkan bansos fiktif, beberapa warga menghubungi perangkat desa dan aparat keamanan.

“Kami langsung koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Pelaku kami amankan tanpa perlawanan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Modus Catut Nama Pejabat Negara

Penipuan dengan mencatut nama pejabat tinggi negara seperti presiden bukan kali pertama terjadi di Bali. Sebelumnya, modus serupa pernah muncul dengan mengatasnamakan menteri atau pejabat daerah untuk meyakinkan korban.

Pelaku di Jembrana diketahui memanfaatkan momentum penyaluran bansos yang kerap dilakukan pemerintah pusat. Dengan menyebut nama Presiden Prabowo, pelaku berharap warga langsung percaya tanpa verifikasi.

Aparat Imbau Warga Tak Mudah Percaya

Pihak kepolisian setempat mengimbau warga agar selalu memverifikasi setiap informasi terkait bansos. Petugas resmi biasanya didampingi perangkat desa dan memiliki surat tugas jelas.

“Jangan mudah percaya pada orang yang mengaku-ngaku utusan presiden atau pejabat. Laporkan segera ke aparat jika ada yang mencurigakan,” ujar salah satu petugas.

Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek setempat. Tidak menutup kemungkinan ia terlibat dalam jaringan penipuan serupa di wilayah lain di Bali.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top