BALI — Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, mengkonfirmasi bahwa seluruh pamong administrasi telah tiba di IKN. Sebagian dari mereka tiba melalui jalur udara pada 21 Juni 2026, sementara rombongan yang membawa material, kendaraan operasional, dan perlengkapan sekolah menggunakan jalur laut dan tiba pada Senin (22/6/2026).
Rudi menjelaskan, saat ini terdapat 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi yang telah berada di Nusantara. Namun, para pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani program pembekalan dan pelatihan di Magelang. Mereka dijadwalkan menyusul ke IKN pada 25 Juni 2026 setelah rangkaian pelatihan selesai.
“Pamong administrasi sudah tiba di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni, sementara yang menggunakan jalur laut bersama material, kendaraan operasional, dan perlengkapan sekolah tiba hari ini. Saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada di IKN,” ujar Rudi dalam keterangannya.
Sekolah berasrama ini akan menyambut kedatangan 477 siswa pada tahun ajaran baru. Sebanyak 237 siswa yang akan naik ke kelas XI dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang sebelumnya menjalani pendidikan di Magelang karena kampus di IKN masih dalam tahap pembangunan.
Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merujuk pada tenaga pendidik, pengasuh, serta personel pendukung yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter, dan operasional sekolah berasrama. Jumlah pamong yang ada saat ini disebut akan terus disesuaikan seiring bertambahnya jumlah siswa dan perkembangan sekolah ke depan.