BALI — Bertanding di grup berat bersama Filipina, Kamboja, Myanmar, Malaysia, Vietnam, Laos, dan Singapura, Indonesia menorehkan catatan lima kemenangan dan dua kekalahan (5-2) selama empat hari kualifikasi. Hasil tersebut cukup membawa skuad Merah Putih finis di posisi ketiga klasemen dan mengamankan tempat di panggung utama Asian Games 2026.
Perjuangan Indonesia dimulai dengan sempurna. Tim asuhan Kenny Deo membuka laga dengan kemenangan 2-0 atas Laos, lalu menyusul hasil serupa saat menghadapi Vietnam. Momentum positif berlanjut ketika Indonesia menundukkan tuan rumah Singapura dengan skor 2-0.
Dua kemenangan tambahan diraih saat mengalahkan Myanmar 2-0 dan menaklukkan Kamboja 2-1. Dua kekalahan dialami saat berhadapan dengan Malaysia 1-2 dan Filipina 0-2.
"Terima kasih untuk Indonesia yang telah mendukung kami, tim MLBB Indonesia," kata Kenny Deo kepada ANTARA melalui pesan singkat setelah memastikan tiket ke babak utama.
Meski target lolos sudah tercapai, Kenny mengakui perjalanan timnya belum mulus. "Perjalanan mungkin bisa lebih mulus, tapi kami akan memperbaikinya dan menjadi lebih baik," ujarnya.
Pelatih asal Indonesia itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan staf pelatih yang bekerja keras sepanjang kualifikasi. "Saya bangga dengan tim dan rekan-rekan kerja saya. Hari ini kami berhasil lolos ke main stage di Jepang," kata Kenny.
Timnas esports Indonesia nomor MLBB pada Asian Games 2026 diperkuat enam pemain: Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Muhammad Halim Adicondro, dan Syauki Fauzan Sumarno. Selain Kenny Deo sebagai pelatih, tim juga didampingi asisten pelatih Michael Abraham.
Asian Games 2026 Aichi-Nagoya akan menjadi panggung utama bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara terbaik Asia di cabang esports MLBB.